
Panti Werdha Manna menjadi rumah sederhana bagi mereka yang telah menua dalam kesunyian. Panti ini dikelola dengan penuh keterbatasan.

Bangunan panti hanyalah rumah kontrakan tua. Rapuh, sempit dan jauh dari kata layak. Ruang tamu yang harusnya menjadi tempat menyambut kehangatan, kini berubah fungsi menjadi ruang perawatan.
Dua tempat tidur medis ditempati oleh lansia yang hanya bisa terbaring lemah, sementara di sudut lainnya ada kasur busa menjadi tempat istirahat bagi seorang oma yang berusaha untuk tetap beraktivitas. Di ruang tengah, ada tiga lansia lainnya terbaring tanpa banyak gerak.

Oma Ong Cun Hwa/ 郑华 (87 tahun) salah satu penghuni panti ini sudah menetap 6 tahun lalu. Awalnya oma di rumah seorang diri, karena keterbatasannya, oma pernah masuk ke dalam sumur dan akhirnya ditolong oleh pihak gereja untuk dititipkan ke panti ini.
Oma Ong Cun Hwa mengalami tunawicara dan tubuhnya sakit-sakitan sehingga untuk mengunyah pun sulit, harus dihaluskan terlebih dahulu. Oma hanya bisa terbaring.
Ada juga Oma Mi Lan/ 米兰 (84 tahun) yang tinggal di panti sudah 8 tahun lamanya. Sama seperti Oma Tjung, Oma Mi hidup sendirian dan dibawa pihak gereja ke panti ini.

Kini ada 7 lansia yang tinggal di Panti Werdha Manna. Mereka hidup dalam pergumulan dalam kondisi serba terbatas. Makan sehari-hari sudah cukup sulut, apalagi harus membayar harga sewa kontrakan yang juga tak murah.
Seluruh operasional hanya bergantung pada bantuan para donatur di panti dan iuran seadanya dari para pasien. Tidak ada kepastian, hanya harapan yang terus diulang setiap hari.
Di tempat itu, kata-kata dari Injil Yohanes 6:35 terdengar begitu kontras dan menyayat: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”

Namun bagi sebagian dari mereka, rasa lapar itu bukan sekadar tentang makanan. Itu adalah kerinduan akan kasih yang tak lagi datang. Dan haus yang mereka rasakan bukanlah tentang air, melainkan perhatian yang perlahan menghilang.
#OrangBaik, maukah kamu menjadi berkat yang membantu para oma di Panti Werdha Manna hidup lebih layak? Kirimkan bantuan terbaikmu dengan cara klik tombol "Donasi Sekarang" di bawah.
Donasi darimu tidak hanya disalurkan ke Panti Werdha Manna. Pengurus panti setuju dan memberikan izin ke Yayasan Amartha Indotama Bakti Pertiwi untuk menyalurkan bantuan galang dana ini ke penerima manfaat lainnya dengan kebutuhan serupa.